

7 Aktivitas Seru untuk Melatih Fokus Anak Usia 5–10 Tahun
Aktivitas sederhana di rumah yang membantu anak lebih fokus sambil bermain.Anak usia 5–10 tahun sedang berada pada masa aktif belajar dan mengeksplorasi berbagai hal di sekitarnya. Salah satu kemampuan yang penting untuk terus dilatih adalah fokus dan konsentrasi.
Tidak selalu harus menggunakan kegiatan belajar yang serius. Orang tua bisa mengajak anak melatih fokus melalui permainan dan aktivitas sederhana yang menyenangkan.
Berikut 7 aktivitas yang bisa dicoba di rumah.
1. Mewarnai Gambar
Mewarnai merupakan aktivitas sederhana yang dapat membuat anak berkonsentrasi pada sebuah kegiatan dalam satu waktu.
Biarkan anak memilih warna sendiri dan menentukan bagaimana gambar tersebut ingin diwarnai. Tidak perlu menuntut hasil yang sempurna.
Selain menyenangkan, aktivitas ini juga dapat menjadi waktu berkualitas antara anak dan orang tua.
2. Mencari Perbedaan Gambar
Berikan dua gambar yang terlihat hampir sama, kemudian ajak anak menemukan beberapa perbedaannya.
Permainan ini bisa dibuat sederhana terlebih dahulu. Setelah anak terbiasa, tingkat kesulitannya dapat ditambah.
3. Puzzle
Puzzle mengajak anak memperhatikan bentuk, gambar, dan posisi setiap keping.
Mulailah dengan puzzle yang sesuai usia dan tingkat kemampuan anak agar permainan tetap menyenangkan.
4. Mengelompokkan Benda
Gunakan benda-benda yang ada di rumah, misalnya balok, mainan, atau alat tulis.
Ajak anak mengelompokkannya berdasarkan warna, bentuk, ukuran, atau jenis.
Contohnya:
“Coba pisahkan semua benda berwarna merah.”
Setelah selesai, berikan tantangan berikutnya dengan kategori yang berbeda.
5. Permainan Mengingat
Letakkan beberapa benda di atas meja. Berikan waktu kepada anak untuk melihatnya.
Kemudian tutup benda tersebut dan tanyakan benda apa saja yang mereka ingat.
Jumlah benda bisa ditambah secara bertahap sesuai kemampuan anak.
6. Mengikuti Pola
Buat pola sederhana menggunakan warna atau bentuk.
Contoh:
Merah – Biru – Merah – Biru – ...
Kemudian tanyakan kepada anak warna apa yang seharusnya muncul berikutnya.
7. Membaca Cerita Pendek
Pilih cerita pendek yang menarik bagi anak. Setelah selesai membaca, tanyakan beberapa pertanyaan sederhana.
Misalnya:
Siapa tokoh dalam cerita?
Apa yang terjadi?
Apa yang dilakukan tokoh tersebut?
Bagaimana akhir ceritanya?
Dengan cara ini, kegiatan membaca bisa menjadi aktivitas yang interaktif.
Jangan Memaksa Anak untuk Terus Fokus
Setiap anak mempunyai kemampuan dan ketertarikan yang berbeda. Jika anak mulai bosan, berikan waktu untuk beristirahat atau ganti aktivitas.
Tujuan utama aktivitas ini bukan membuat anak duduk diam selama mungkin, tetapi membiasakan anak menikmati proses menyelesaikan sebuah kegiatan.
Kesimpulan
Melatih fokus anak tidak harus menggunakan kegiatan yang rumit. Mewarnai, puzzle, permainan mencari perbedaan, membaca cerita, dan berbagai permainan sederhana dapat menjadi pilihan aktivitas di rumah.
Yang terpenting adalah membuat kegiatan terasa menyenangkan sehingga anak mau melakukannya kembali.
Butuh aktivitas mewarnai untuk anak di rumah?
Temukan koleksi lembar mewarnai TOERBI dan pilih tema yang disukai anak.
Lihat Koleksi Mewarnai TOERBI --->
